Recent Updates RSS Toggle Comment Threads | Tombol Pintas

  • muwahiid 10:45 am on February 10, 2010 Permalink | Balas
    Tags: , Al Fatihah, fatwa ulama, , ,   

    Hukum Membaca Al Fatihah untuk dihadiahkan kepada mayit 

    Bisakah Kirim Pahala

    Penulis: Redaksi Majalah Asy syariah


    Pertanyaan dari orang Sudan yang tinggal di Kuwait, ia mengatakan: “Apa hukumnya membaca Al-Fatihah untuk dihadiahkan kepada mayit, juga menyembelih hewan untuknya, demikian pula memberikan uang untuk keluarga mayit?” **Baca Selanjutnya…

     
  • muwahiid 10:35 am on February 10, 2010 Permalink | Balas
    Tags: , , mahzab syafi'i,   

    Aqidah kelompok Sufi(tasawuf) menyelisihi Imam Syafi’i 

    Sufi Menyelisihi Akidah Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullahu

    Penulis: Al-Ustadz Abu Abdillah Abburrahman Mubarak


    Satu kebohongan jika mereka mengklaim sebagai pengikut Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullahu. Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullahu adalah Imam Ahlus Sunnah yang teguh dan kokoh di dalam berpegang dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah.

    Penulis Mukhalafatus Shufiyah lil Imam Asy-Syafi’i rahimahullahu berkata: “Kebanyakan orang yang menisbatkan dirinya kepada Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullahu tidaklah mengambil dari beliau kecuali dalam perkara fiqih dan ibadah yang sesuai dengan hawa nafsu mereka. Namun mereka tidak mengikuti jalan Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullahu dalam masalah akidah.” (Mukhalafatush Shufiyah hal. 19) Baca Selanjutnya..

     
  • muwahiid 10:31 am on February 4, 2010 Permalink | Balas
    Tags: , , , , , , seminar   

    Safari Dakwah ulama Ahlussunnah 

    Safari Dakwah Bersama Masyayikh

    Yaman – Saudi (13-21/02/2010)


    Hadirilah dengan mengharap ridlo Allah Ta’ala

    Safari Dakwah Masyayikh Ahlus Sunnah **baca selanjutnya..

     
  • muwahiid 10:07 am on February 2, 2010 Permalink | Balas
    Tags: , , , , ,   

    Celaan Imam Syafi’i terhadap kelompok Sufi (tasawuf) 

    Perkataan Ulama Tentang Sufi

    Penulis: Al-Ustadz Abu Abdillah Abdurrahman Mubarak

    Celaan Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullahu terhadap shufiyah

    Shufiyah bukanlah pengikut Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullahu. Di antara buktinya adalah banyaknya celaan dari Al-Imam Asy-Syafi’i dan lainnya terhadap mereka. **baca selanjutnya..

     
    • dirgam 2:10 pm on Februari 7, 2010 Permalink | Balas

      bagus sekali artikelnya
      ———–
      barakallahu fiyka

  • muwahiid 9:58 am on February 2, 2010 Permalink | Balas
    Tags: abdul qadir jailani, , aliran sufi, , , ,   

    Siapakah Kelompok Sufi 

    Siapakah Sufi?

    Penulis: Al-Ustadz Abu Abdillah Abdurrahman Mubarak

    Kelompok Shufiyah (Sufi) telah menyebar di dunia Islam, sehingga kaum muslimin pun terbagi dua dalam menyikapi mereka. Ada yang mendukung dan ada yang menentang. Agar seseorang bisa menentukan berada di pihak yang mana dan bisa menyikapi mereka dengan benar, hendaknya ia mengetahui hakikat shufiyah yang sebenarnya. Benarkah pengakuan mereka sebagai pengikut Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullahu? Apakah mereka sesuai dengan ajaran Ahlus Sunnah wal Jamaah? **Baca Selanjutnya..

     
  • muwahiid 9:33 am on February 2, 2010 Permalink | Balas
    Tags: , ,   

    Mengenal Lebih Dekat Al-Imam Asy-Syafi’I 

    Mengenal Lebih Dekat Al-Imam Muhammad Ibn Idris Asy-Syafi’I rahimahullahu

    Penulis: Al-Ustadz Ruwaifi’ bin Sulaimi, Lc

    Ulama adalah pewaris para nabi. Keberadaannya di tengah umat bagai pelita dalam kegelapan. Titah dan bimbingannya laksana embun penyejuk dalam kehausan. Keharuman namanya pun seakan selalu hidup dalam sanubari umat. **Baca Selanjutnya..

     
  • muwahiid 10:04 am on January 25, 2010 Permalink | Balas
    Tags: , fatahillah, kajian ahlussunnah,   

    Dauroh Ilmiyah bulan Shofar 1431 H di Masjid Fatahillah 

    DAUROH  ILMIYAH  BULAN SHOFAR

    DI MASJID  FATAHILLAH

    Jl. Fatahillah 2 curug tanah baru Beji –Depok Jawa Barat

    Alhamdulillah setelah selesai dauroh ilmiyah di bulan muharom 1431 H, maka pada bulan shofar 1431 H dilanjutkan lagi dauroh satu bulan penuh di bulan shofar 1431 H.

    Dauroh ini terbuka untuk umum kaum muslimin dan muslimat.dan disediakan tempat menginap bagi luar daerah,akan tetapi harus konfirmasi dulu dengan panitia,karena tempat terbatas. **Baca selanjutnya…

     
  • muwahiid 9:30 am on January 21, 2010 Permalink | Balas
    Tags: , , Pajak, ,   

    Pajak tidak ada dalam Islam 

    Zakat Tidak Sama Dengan Pajak
    Penulis: Al-Ustadz Abulfaruq Ayip Syafruddin

    Syahadat, mengucapkan kesaksian:
    لَا إِلَهَ إِلاَّ اللهُ، مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللهِ
    “Tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Allah dan sesungguhnya Muhammad adalah Rasul Allah.”
    merupakan rukun yang mendasar, sekaligus hal yang wajib bagi setiap muslim. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memulai dakwahnya dengan hal itu setelah diangkat menjadi rasul. Mendakwahkan kalimat tersebut dan meninggalkan berbagai perbuatan syirik, berbagai bentuk penyembahan kepada berhala atau selain Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
    يَاأَيُّهَا الْمُدَّثِّرُ. قُمْ فَأَنْذِرْ. وَرَبَّكَ فَكَبِّرْ. وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ
    “Wahai orang yang berselimut, bangunlah, lalu berilah peringatan! Dan Rabbmu agungkanlah, dan pakaianmu bersihkanlah.” (Al-Muddatstsir: 1-4)
    Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyerukan dakwah kepada tauhid dari awal pengangkatannya sebagai rasul oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Kalimat syahadatain tersebut merupakan dasar bagi tegaknya agama Islam. Demikian pula para rasul Allah Subhanahu wa Ta’ala yang lain, mereka semua memulai dakwahnya dengan mengajak manusia kepada tauhid, mengesakan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan meninggalkan kesyirikan.
    Adapun rukun kedua, dari rukun Islam, yaitu shalat. Difardhukan untuk menegakkan shalat ketika memasuki masa sebelum hijrah. Lantas, setelah hijrah ke Madinah, diwajibkan zakat dan puasa di bulan Ramadhan. Ini terjadi pada tahun ke-2 dari hijrah. Kemudian difardhukan haji pada tahun ke-9 setelah hijrah. Dengan demikian, sempurnalah rukun Islam. Maka, tatkala Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berhaji, pada tahun ke-10 setelah hijrah, turunlah ayat:
    الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا
    “Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu.” (Al-Maidah: 3) **bismillah..

     
  • muwahiid 9:23 am on January 21, 2010 Permalink | Balas
    Tags: , , ,   

    Kisah Habil dan Qabil 

    Kisah Dua Putra Adam ‘alaihissalam
    Penulis: Al-Ustadz Abu Muhammad Harist

    Sesungguhnya, wajib atas setiap muslim mengimani segala yang diberitakan di dalam Al-Qur’an.
    Termasuk dalam hal ini, kisah dua putra Adam ‘alaihi sallam yang dikisahkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam Al-Qur’anul Karim. Kisah ini menjelaskan betapa buruknya akibat kedengkian, kezaliman, dan kejahatan serta permusuhan dalam kisah dua putra Adam tersebut, baik pemberian nama mereka itu shahih atau tidak.1
    Baik disebabkan perebutan calon istri, sebagaimana dinukil sebagian ulama, ataukah sebab lainnya. Yang jelas, tujuannya adalah kita memahami sebab dan akibat yang sama berikut hukum yang diberlakukan di balik kisah tersebut.
    Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
    وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ ابْنَيْ ءَادَمَ بِالْحَقِّ إِذْ قَرَّبَا قُرْبَانًا فَتُقُبِّلَ مِنْ أَحَدِهِمَا وَلَمْ يُتَقَبَّلْ مِنَ الْآخَرِ قَالَ لَأَقْتُلَنَّكَ قَالَ إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ. لَئِنْ بَسَطْتَ إِلَيَّ يَدَكَ لِتَقْتُلَنِي مَا أَنَا بِبَاسِطٍ يَدِيَ إِلَيْكَ لِأَقْتُلَكَ إِنِّي أَخَافُ اللهَ رَبَّ الْعَالَمِينَ. إِنِّي أُرِيدُ أَنْ تَبُوءَ بِإِثْمِي وَإِثْمِكَ فَتَكُونَ مِنْ أَصْحَابِ النَّارِ وَذَلِكَ جَزَاءُ الظَّالِمِينَ. فَطَوَّعَتْ لَهُ نَفْسُهُ قَتْلَ أَخِيهِ فَقَتَلَهُ فَأَصْبَحَ مِنَ الْخَاسِرِينَ. فَبَعَثَ اللهُ غُرَابًا يَبْحَثُ فِي الْأَرْضِ لِيُرِيَهُ كَيْفَ يُوَارِي سَوْأَةَ أَخِيهِ قَالَ يَاوَيْلَتَا أَعَجَزْتُ أَنْ أَكُونَ مِثْلَ هَذَا الْغُرَابِ فَأُوَارِيَ سَوْأَةَ أَخِي فَأَصْبَحَ مِنَ النَّادِمِينَ
    Ceriterakanlah kepada mereka kisah kedua putra Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan korban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): “Aku pasti membunuhmu!” Berkata Habil: “Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa. Sungguh kalau kamu menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku sekali-kali tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Sesungguhnya aku takut kepada Allah, Rabb semesta alam. Sesungguhnya aku ingin agar kamu kembali dengan (membawa) dosa (membunuh)ku dan dosamu sendiri, maka kamu akan menjadi penghuni neraka, dan yang demikian itulah pembalasan bagi orang-orang yang zalim.” **Bismillah..

     
  • muwahiid 9:53 am on September 10, 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , ,   

    Sikap Ahlus Sunnah wal Jama’ah – Salafiyyin Terhadap Berbagai Aksi Terorisme – Khawarij 

    Bismillahirrahmanirrahiim

    Sikap Ahlus Sunnah wal Jama’ah – Salafiyyin

    Terhadap Berbagai Aksi Terorisme – Khawarij

    Pasca pengeboman terakhir yang terjadi beberapa waktu lalu, berkembang berbagai opini dan penilaian tak menentu di masyarakat negeri ini tentang terorisme dan para pelakunya, dengan berpatokan pada tanda-tanda yang serba bias. Suasana ini semakin diperparah dengan munculnya “tokoh-tokoh” memberikan berbagai komentar, yang berbagai komentar tersebut kemudian dilansir oleh media.

    Kondisi ini membuat kami Ahlus Sunnah wal Jama’ah – Salafiyyin merasa prihatin. Hal ini mendorong kami untuk tampil memberikan penjelasan singkat kepada kaum muslimin : **baca selanjutnya..

     
c
Tulis postingan baru
j
tulisan berikutnya/komentar berikutnya
k
tulisan sebelumnya/komentar sebelumnya
r
balas
e
sunting
o
tampilkan/sembunyikan komentar
t
ke atas
l
masuk ke log
h
show/hide help
esc
batal