Tagged: Tauhid RSS

  • muwahiid 9:53 am on September 10, 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , Tauhid,   

    Sikap Ahlus Sunnah wal Jama’ah – Salafiyyin Terhadap Berbagai Aksi Terorisme – Khawarij 

    Bismillahirrahmanirrahiim

    Sikap Ahlus Sunnah wal Jama’ah – Salafiyyin

    Terhadap Berbagai Aksi Terorisme – Khawarij

    Pasca pengeboman terakhir yang terjadi beberapa waktu lalu, berkembang berbagai opini dan penilaian tak menentu di masyarakat negeri ini tentang terorisme dan para pelakunya, dengan berpatokan pada tanda-tanda yang serba bias. Suasana ini semakin diperparah dengan munculnya “tokoh-tokoh” memberikan berbagai komentar, yang berbagai komentar tersebut kemudian dilansir oleh media.

    Kondisi ini membuat kami Ahlus Sunnah wal Jama’ah – Salafiyyin merasa prihatin. Hal ini mendorong kami untuk tampil memberikan penjelasan singkat kepada kaum muslimin : **baca selanjutnya..

     
  • muwahiid 9:54 am on September 4, 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , Tauhid   

    Bahaya Berloyalitas dengan Orang Kafir
    Penulis: Al-Ustadz Abu Abdillah Abdurrahman Mubarak

    Islam adalah agama yang haq. Hanya Islam yang akan diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
    إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللهِ الْإِسْلاَمُ وَمَا اخْتَلَفَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ إِلاَّ مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًا بَيْنَهُمْ وَمَنْ يَكْفُرْ بِآيَاتِ اللهِ فَإِنَّ اللهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ
    “Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al-Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.” (Ali ‘Imran: 19) **baca selanjutya..

     
  • muwahiid 9:44 am on September 4, 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , Tauhid   

    Ghuluw di Sekitar Kita
    Penulis: Al-Ustadz Abu Nasim Mukhtar

    Sebagaimana dengan keburukan lainnya, ghuluw pun akan menyeret hamba pada penyimpangan-penyimpangan berikutnya. Maka sudah semestinya kita mendeteksi secara dini penyakit bernama ghuluw ini.
    **baca selanjutnya..

     
  • muwahiid 9:35 am on September 4, 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , , Tauhid   

    Jauhi Ghuluw dalam Ibadahmu
    Penulis: Al-Ustadz Abu Nasim Mukhtar

    Ahlus Sunnah wal Jamaah adalah golongan yang selamat. Di dalam segala hal, mereka selalu berada pada sikap yang dilandaskan oleh hujjah dan dalil. Berada di atas manhaj wasathiyyah (pertengahan). Tidak berlebihan, tidak pula menggampangkan. **baca selanjutnya..

     
  • muwahiid 1:00 pm on April 15, 2009 Permalink | Balas
    Tags: , budak dunia, ibnul qayyim, , politikus, , Tauhid, waktu adalah uang   

    Mengejar Dunia dengan Amalan Akhirat ‎adalah Kesyirikan 

    Mengejar Dunia dengan Amalan Akhirat

    adalah Kesyirikan

    Penulis: Al-Ustadz Abu Usamah Abdurrahman

    Slogan ‘waktu adalah uang’ telah demikian mendarah daging dalam hidup mayoritas manusia serta menjadi prinsip yang mengiringi aktivitas mereka. Bukan sekadar slogan yang kosong dari makna, karena berbagai macam cara pun akan ditempuh manusia untuk mengejar apa yang dinamakan dengan uang. “Gunung kan kudaki, lautan kan kuseberangi. Lembah akan kulalui, bahkan mati akan kuhadapi,” kata mereka. **Baca Selanjutnya_بسم الله

     
  • muwahiid 8:33 am on February 26, 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , Batu Petir, , ilmu ghaib, , metafsika, , , Ramalan, , Tauhid   

    Fenomena perdukunan, paranormal, dan batu petir‎ 

    MUSLIM INDONESIA DI PERSIMPANGAN JALAN?! (1)

    (fenomena perdukunan, paranormal, dan batu petir)

    Penulis : Al Ustadz Jafar Shalih

    http://www.mimbarislami.or.id

    Dalam bahasa Arab dukun biasa diistilahkan dengan kahin, ‘arraaf, munajjim atau sahir (tukang sihir), yaitu orang yang mengaku mengetahui perkara gaib, menebak isi hati, membaca pikiran, nasib, masa depan, jodoh, orang hilang, benda hilang, dengan cara melihat bintang, telapak tangan, garis-garis dlsbnya, atau orang yang bekerjasama dengan jin dalam mencelakakan korban, memisahkan suami dengan istrinya atau menjadikan mereka akur kembali. Dan sekarang mereka dikenal juga dengan istilah paranormal, magician, Ilusionis, “orang pintar” dlsbnya. **Baca Selanjutnya-بسم الله

     
  • muwahiid 12:44 pm on February 23, 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , magic, , , ramal, Tauhid   

    DUKUN PONARI DAN FENOMENA BATU PETIR

    (Muslim Indonesia di persimpangan jalan!? Bag.2 )

    Penulis : Al Ustadz Jafar Salih

    http://www.mimbarislami.or.id

    Ponari, nama yang sederhana, sesederhana orangnya. Tidak ada yang istimewa pada sosok bocah sepuluh tahun ini sampai suatu hari ia menemukan sebuah batu yang dikenal belakangan dengan sebutan “batu petir” dan konon diyakini “sakti”, paling tidak oleh ribuan orang yang telah menjadi pasiennya. Batu yang dengan sekali celup, air celupannya bisa mengobati segala macam penyakit. Batu yang telah menjungkirbalikkan logika ribuan anak bangsa!

    **Baca Selanjutnya-بسم الله

     
  • muwahiid 12:44 pm on February 10, 2009 Permalink | Balas
    Tags: , , , , , Tauhid   

    Pandangan Syaikhul Islam dalam Masalah Uluhiyah

    Penulis: Al-Ustadz Abu Abdillah Abdurrahman Mubarak

    Ibadah merupakan hikmah diciptakannya jin dan manusia. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

    وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلاَّ لِيَعْبُدُونِ

    “Dan Aku tidaklah menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (Adz-Dzariyat: 56) **Baca Selanjutnya-بسم الله

     
  • muwahiid 12:43 pm on July 8, 2008 Permalink | Balas
    Tags: , , , , Tauhid   

    Kepada Siapa Hati Kita Bergantung?‎ 

    Kepada Siapa Hati Kita Bergantung?

    Penulis : Al Ustadz Ayub Abu Ayub

    “Mbah, permisi ya!” Kata-kata ini atau yang semakna ini acap kali terdengar ketika seseorang menginjakkan kakinya di wilayah yang kelihatannya jarang dikunjungi oleh makhluk yang bernama manusia. Atau sebagai kata-kata yang sering dilontarkan ketika melewati sebuah jalan tertentu yang diyakini seandainya mereka yang lewat tidak mengucapkannya maka sangat dikhawatirkan malapetaka akan menimpanya. Ritual penyembelihan ayam hitam juga kerap dilakukan dalam rangka menolak bala. Tempat yang sering terjadi musibah di situ mesti dicucuri darah ayam hitam ini. Tentu saja dengan keyakinan dan harapan angka kecelakaan bisa hilang atau diminimalisir. Begitu juga upacara-upacara yang mempersembahkan sesajen-sesajen lengkap dengan kepala kerbaunya kepada para “penguasa” alam ini. Mulai dari “penguasa” hutan, gunung, laut, kampung, dusun, kota, hingga kepada “penguasa” jalan. Jimat-jimat, rajah-rajah dan berbagai macam bentuk simbol keberuntungan juga banyak menghiasai rumah, toko, pabrik, kantor, tubuh, dan lain sebagainya, seraya berharap keberuntungan selalu mendampingi usaha mereka. **Baca Selanjutnya-بسم الله..

     
  • muwahiid 11:47 am on July 8, 2008 Permalink | Balas
    Tags: , , , Asy syaikh Muhammad bin Abdul wahhab, Kasyfu Syubhat, Kitab Tauhid, , , Tauhid   

    Kasyfu Syubhat adalah kitab yang mengungkap kebathilan penentang Tauhid Bag.Terakhir (6)‎ 

    Berkata Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab –Rahimahullah- dalam kitab Kasyfu syubhat:”Dan orang-orang musyrik itu masih mempunyai syubhat lain. Yaitu apa yang pernah disebutkan oleh nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bahwasanya manusia nanti dihari kiamat akan baristighatsah (meminta pertolongan) kepada Nabi Adam ‘alaihi wasallam, kemudian kepada Nabi Nuh ‘alaihi wasallam, kemudian kepada Nabi Ibrahim ‘alaihi wasallam, kemudian kepada Nabi Musa ‘alaihi wasallam, kemudian kepada Nabi Isa ‘alaihi wasallam, Lalu semuanya tidak dapat melakukan sehingga akhirnya mereka sampai ke Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Orang-orang musyrik itu mengatakan: “hal itu menunjukkan, bahwasanya istighatsah kepada selain Allah itu tidak Syirik”.

    Sebagai jawabannya, hendaklah kita katakan: “Maha Suci Allah Yang Mengunci mati hati musuh-musuh-Nya. Sesungguhnya istighatsah kepada makhluk dalam hal yang dia mampu, kami tidak memungkirinya, sebagaimana firman Allah tentang kisah nabi Musa ‘alaihi wasallam: **Baca Selanjutnya-بسم الله..

     
c
Tulis postingan baru
j
tulisan berikutnya/komentar berikutnya
k
tulisan sebelumnya/komentar sebelumnya
r
balas
e
sunting
o
tampilkan/sembunyikan komentar
t
ke atas
l
masuk ke log
h
show/hide help
esc
batal